Jumat, 15 Mei 2020

KREATIVITAS ITU JALAN-JALAN


Live Instagram :
@kawanrama (Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga) &
@anggiehutagalung (Ex-Brand & Creative Manager AirAsia, Ex-sr Brand Manager Citylink, dsb)


Hidup selalu penuh dengan kreativitas dan kreativitas itu selalu ada dalam kehidupan kita. Di era digital seperti saat ini, kreativitas dalam brand semakin mudah dan cepat. Pada brand-brand besar sekalipun proses atau tahap yang paling penting pertama kali adalah tentang data. Data sangat penting untuk mengetahui seperti apa customer kita. Nantinya dari data tersebut akan diramu untuk membuat strategi, kemudian untuk dibuat brand messages atau brand image. Dari sini barulah dimulai yang namanya proses kreatif. Brand communication (Tone and Manner) akan keluar di bagian ini. Brand itu harus bisa dinamis dan fleksibel tidak berusaha untuk menjaring semua market tetapi harus tahu ketika berbicara dengan siapa dapat menyesuaikan, don’t be stranger among the crowd, harus bisa blend in. Mas anggi percaya pada akhirnya brand itu menjadi “don’t be a brand, be a friend”. Hal ini akan memudahkan persuasif dan kepercayaan. How to communicate dalam brand besar tentu ada creative challengenya karena Brand itu memiliki fase dan harus dijalankan mulai dari awal. Customer selalu memposisikan untuk sestau yang dipakai dengan dirinya sendiri atau merefleksikan dengan dirnya sendiri dan brand harus pintar-pintar membaca situasi itu. Tantangan memegang brand sendiri atau brand lokal tentu berbeda dengan brand internasional, beda skala. Dalam hal platform takeover pun tetap harus diperhatikan siapa orangnya karena dia akan menjadi perpanjangan lidah dari brand kita.
Seperti AirAsia sebagai brand besar yang bisa top and down. AirAisa awalnya memberikan harga murah sebagai pengenalan awal kepada orang-orang sebelum mengalami accident tetapi kemduian AirAsia bangkit dari menemukan insight dari digital. Karena brand sebenarnya kumpulan inspirasi/aspirasi customer. Brand besar sekalipun tetap melakukan FGD (Focus Group Discussion) untuk mengukur lever brand itu sudah sampai atau sudah sejauh mana. Dalam brand ataupun di commercial art tidak boleh egois dan harus mendengarkan customer untuk kemudian di petakan untuk mengembangkan brand kita. Dalam memulai merintis sebuah brand semula diawali dengan mindset harus punya strategic thinking harus tahu produk/brand kita adjektifnya buat siapa dan dimana. Brand basicnya harus berani exlore dengan tidak meninggalkan brand soul nya.
Tips dari Mas Anggie untuk kita yang ingin memulai merintis suatu hal pertama semua harus didasari dengan passion, belajar berfikir secara strategic (strategic thinking), perluas wawasan.  Dan terakhir Mas Anggie berbicara bahwa ketika kita bicara mengenai kreativitas dan commercial artoriginality is a good thingselling is another thing.

Kamis, 14 Mei 2020

"NGOBROL SANTUY" ABOUT CREATIVITY


"NGOBROL SANTUY KREATIVITAS BAR MOMONG ANAK"

Instagram Live @kawanrama (Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga)
with @diegosoryandana (Film Director)

Mendengar kata 'kreativitas', apa yang muncul di benakmu? Pak Rama menyebut kreativitas itu tersembunyi, muncul ketika kita tersiksa. Mas Diego sebagai orang yang bekerja di dunia kreatif mengatakan bahwa untuk menjadi orang kreatif harus berani untuk menjadi 'nekat', menggunakan insting, berani membangun relasi (skill relation). Kreatif memacu sikap dan adab kita dalam melihat segala sesuatu, dan itu akan membentuk mental kita seiring berjalannya waktu. Dunia kreatif seperti dunia iklan tentunya membutuhkan teamwork. Mas Diego juga mengatakan bahwa “passion first, money will follow”. Jadi lakukan apapun yang menjadi kesukaanmu, tidak terlalu menjadikan beban akan seperti apa hasilnya yang penting kamu enjoy menjalaninya. Kreativitas itu amat luas, maka berkreatif lah sesukamu. Bekerja di dunia kreatif tentu harus memiliki jiwa kreativitas, skill, good communication, biasanya juga memiliki kemampuan dalam leading a team, dan memiliki pengalaman organisasi juga bisa membantu menumbuhkan jiwa dan semangat kreativitas tetapi tidak harus pada organisasi yang begitu formal yang penting bisa adaptasi apapun, dimanapun, dan dengan siapapun. Dunia kreativitas pun tentunya memiliki pressure (tekanan) tetapi dalam kondisi apapun kita harus segera bangkit dan harus tetap jalan. Menumbuhkan kreativitas juga berarti harus memiliki wawasan, harus terus update dari mana saja baik itu menonton film, mendengar musik, membaca sehingga tidak terpaku pada apa yang kita sukai saja jadi intinya tidak membatasi. Menjadi orang kreatif juga harus having fun. Kunci di dunia kreatif adalah “making mistakes” karena dari membuat kesalahan kita akan dapat belajar. Harus berani menghadapi jika terjadi atau berbuat kesalahan. Kreativitas tidak ada batasan, ia lebih objektif yang penting adalah komunikasi kita sampai atau tidak.
Musuh utama  dalam dunia kreativitas adalah malas dan kunci utama untuk terus menjadi orang yang kreatif yaitu jangan malas ngulik atau mencari dan mengembangkan apapun, cari tahu karena kita hidup di dunia yang tidak statis, terus update jangan cepat merasa puas, untuk para pemula yang baru ingin masuk dalam dunia kreatif yang harus mempersiapkan mental dan selalu menjunjung tinggi attitude (sikap).

Rabu, 15 April 2020

IDE SULIT (Menghadapi Covid-19)


NAMA            : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM                : 17107030125

#YourHomeYourLife

Target Audiens : Anak Muda Kota Bontang (kampung halaman saya)
Indonesia adalah salah satu negara yang hingga detik ini masih berjuang memerangi pandemi Covid-19. Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan jumlah pasien Covid-19 di Indonesia masih bertambah. Di kota Bontang sendiri, terdapat 2 pasien yang dinyatakan positif sehingga keduanya diisolasi dan melakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah kota Bontang. Kota Bontang pun telah menerapkan social maupun physical distancing serta berkegiatan dirumah aja, jalanan sepi, juga selalu dilakukan patroli guna memantau tidak adanya lagi kerumunan atau keluyuran tidak jelas selama pandemi ini belum berakhir. Akan tetapi sangat disayangkam bahwa anak muda disini masih banyak yang tidak bisa di beri tahu mereka justru memanfaatkan keadaan jalanan yang sepi untuk melakukan balap liar dan ini sangat meresahkan masyarakat bontang. Hal ini tentu sudah sangat tegas dilarang oleh pemerintah dan pihak keamanan kota Bontang pun selalu melakukan patroli tapi memang tetap saja masih ada kelompok-kelompok anak muda yang sangat bandel yang mencuri-curi waktu dan keadaan, tidak mengindahkan dan tidak membantu pemerintah agar rantai persebaran virus ini bisa cepat terputus. Mereka beranggapan bahwa Covid di kota Bontang belum lah parah sehingga tidak perlu terlalu takut. Padahal dengan melakukan balap liar saja sudah termasuk membahayakan keselamatan mereka.

Media yang Digunakan :
Karena target audiensnya anak muda, maka media yang efektif utamanya adalah media sosial. Seperti menyebarkan info atau himbauan untuk tetap dirumah aja, meyemarakkan tagline #YourHomeYourLife karena rumahmu adalah kehidupanmu dan info mengenai  pengetatan kegiatan patroli melalui Whatsapp, Instagram, dan Facebook. Ketiga media sosial ini terutama Instagram bisa sangat berpengaruh bagi anak muda kota Bontang. Misalnya walaupun anak muda yang satu tidak melihat atau belum mengetahui infonya, pasti setidaknya masih ada beberapa anak muda lainnya atau temannya yang dapat memberitahukan mengenai info tersebut. Lalu untuk lebih meningkatkan himbauan tersebut, juga diperlukan media konvensional seperti pemasangan banner pencegahan Covid-19 di sudut-sudut jalan yang strategis, di gapura ‘Selamat Datang’, juga di area-area jalanan yang sering digunakan untuk balap liar. Selain itu juga perlu adanya sosialisasi kepada masing-masing ketua RT tiap wilayah yang dimana ketua RT nantinya akan menyampaikan dan mengajak warganya untuk patuh pada himbauan pemerintah demi keamanan dan keselamatan bersama dan agar pandemi ini dapat segera berakhir.

Tagline : #YourHomeYourLife

‘’Your Home, Your Life’’ dipilih menjadi tagline berdasarkan kondisi kota Bontang saat ini. Dengan adanya tagline tersebut diharapkan anak muda kota Bontang bisa lebih aware terhadap pandemi yang sedang melanda negeri kita, bisa lebih sayang kepada diri sendiri dengan tidak melakukan hal-hal yang mengancam keselamatan karena corona saja sudah sangat membahayakan jadi jangan malah ditambah semakin bahaya dengan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat. Rumahmu adalah kehidupanmu, dengan dirumah maka kita sudah menjaga hidup kita sendiri, hidup keluarga kita, juga hidup orang lain. Mari turut serta membantu memutuskan rantai penyebaran Covid-19, tetap berdoa, saling menguatkan, tetap dirumah aja.

Kamis, 26 Maret 2020

Menggambar Gelas Kopi

NAMA : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM     : 17107030125
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL A



CANDI RATU BOKO


Rabu, 25 Maret 2020

Design of Communication

NAMA : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM     : 17107030125
TUGAS 3











The Agency of The Future


NAMA            : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM                : 17107030125
TUGAS 2

‘’Brands can no longer force themselves
   on an unwilling public’’

               Dalam bab ini membahas mengenai biro masa depan, bagaimana pamornya dan apa saja hal-hal yang akan terjadi. Dalam hal ini juga dikatakan sebuah merek tidak lagi bisa memaksakan diri pada public yang tidak ingin.
       Agensi periklanan masa depan tidak terlihat sangat futuristic. Akan tetapi, Naked Communication menopang konsep yang membuatnya futuristik. Naked tidak memiliki departemen kreatif, departemen media, perencana, atau penanganan akun. Naked lebih melihat kepada kebutuhan klien dan menghasilkan solusi yang inovatif.
               Selama hamper 30 tahun, benteng periklanan berkembang sangat lambat. Pemirsa TV pun terpecah-pecah dan kebangkitan internet akan mengubah segalanya. Kemungkinan pada titik tertentu dalam waktu dekat, computer dan televisi akan berkonvergensi menjadi kata kunci baru. Bisnis periklanan mungkin menuju masalah atau bahkan mungkin juga menuju era kejayaan baru. Percaya atau tidak, arahnya ada ditangan kita – Edwin L. Artzt, Ketua dan CEO Procter & Gamble.
Tidak bisa lagi dipastikan bahwa program TV yang didukung iklan akan memiliki masa depan didunia yang diciptakan, juga dibenak publik. Jika itu terjadi, pengiklan akan mengalami kesulitan mencapai jangkauan dan frekuensi untuk mendukung merek.
               Konsumen saat ini tahu persis apa yang mereka inginkan. Merek tetap ingin membaca berita di koran, mereka ingin majalah mingguan memberi mereka sedikit perspektif, juga selalu ingin pembaruan di ponsel mereka, ingin memeriksa barang-barang di internet, ingin mendengarkan radio di mobil, ingin foto-foto besar di TV mereka. Konsumen tidak bingung sama sekali.
            Naked Communication cocok dengan lingkungan yang berubah dengan cepat. Collin, Wilkins, dan Harlow sebagai tiga pendiri agensi menyimpulkan bahwa hal yang sangat mereka sukai yaitu menemukan cara-cara kreatif untuk berhubungan dengan konsumen, bukan tujuan utama klien pergi ke agensi media. Menjadi seorang pedagang ide memberi Naked kebebasan mutlak ketika harus menyelesaikan permasalahan pasar. Menghindari istilah ‘netral media’, Naked lebih suka menyebut dirinya ‘agnostik komunikasi’. Kampanye sekarang berhasil bukan melalui kehadiran media atau pengulangan media yang luar biasa, tetapi dengan melibatkan dan membangkitkan minat konsumen melalui saluran yang tepat, pada saat yang tepat dan kemungkinan konsumen untuk berinteraksi. ‘’Merek tidak lagi bisa memaksakan diri pada publik yang tidak ingin’’ – Collin.


SHAPE – SHIFTING GIANTS
         Jaringan agensi tradisional yang besar tidak akan pergi dan mereka semua bergulat dengan alam semesta baru ini. Ini berarti bahwa tidak ada media tertentu yang akan diutamakan ketika percakapan kreatif dengan klien dimulai. Tempat konvensional, alih-alih memulai dan mengakhiri hidup mereka di televisi, sekarang menikmati keberadaan paralel Youtube, situs berbagi video gratis yang sangat popular yang dimiliki oleh Google. Akan tetapi, agensi tetap secara tentatif mendorong iklan yang dihasilkan konsumen. Sementara konsumen merasa diberdayakan dan jelas bahwa pengiklan tidak akan membiarkan konsumen lolos dari jangkauan. Tapi hubungannya menjadi lebih setara.
        Jawaban untuk semua ini adalah kretivitas yang baik dan kuno. Tugas agensi membuat konten yang menangkap dan menahan konsumen cukup lama untuk memberi mereka pesan, demonstrasi, atau pengalaman yang mengubah apa yang mereka pikirkan, rasakan, dan yang paling penting dilakukan mengenai suatu produk. Untuk agensi periklanan, pertanyaannya sama dengan sebelumnya; apa ide besarnya?

UNIQUENESS OF ADVERTISING


NAMA            : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM                : 17107030125
TUGAS 1

KEUNIKAN IKLAN

Iklan merupakan suatu bentuk komunikasi non-pribadi dari sebuah informasi, biasanya dibayar dan biasanya memang persuasif tentang suatu produk, layanan, atau ide oleh sponsor yang di identifikasi melalui berbagai media. (Bovee, 1992)
Hakikatnya iklan yang baik adalah iklan yang mampu menciptakan komunikasi persuasif dan berhasil menyampaikan pesan yang terkandung dalam iklan tepat pada sasaran.
       Unsur menarik dan unik memang wajib melekat dalam setiap iklan. Iklan harus memberi ketertarikan pada khalayak dan mampu mendorong khalayak tersebut untuk membeli suatu produk atau pun menggunakan sebuah layanan yang diiklankan. Keunikan sebuah iklan dapat kita lihat dari bentuk komunikasinya yang merupakan komunikasi non-pribadi dan juga sekaligus merupakan komunikasi publik. Dikatakan komunikasi non-pribadi karena iklan itu berisi informasi yang dimana berarti perlu untuk disebarkannya informasi tersebut, dalam hal ini penyebarannya tentunya bertujuan mempersuasi khalayak. Lalu dikatakan komunikasi publik sudah jelas karena iklan memag ditujukan untuk publik/khalayak agar mereka tahu mengenai suatu produk ataupun sebuah layanan dan publik pun membutuhkan iklan untuk mendapatkan beragam informasi.
           Iklan harus memuat berbagai hal termasuk pesan tentang alasan untuk membeli yang tentunya harus unik. Disinilah dapat kita lihat keunikan iklan karena ia bisa lebih dulu megelola pola piker khalayak dalam menggunakan atau membeli suatu produk ataun sebuah layanan sesuai pesan alasan membeli yang lebih dulu disampaikan dalam iklan. Selain pesan tentang alasan untuk membeli, keunikan iklan juga karena ia menyediakan informasi mengenai suatu barang dan jasa, gagasan organisasi, orang dan tempat. Dalam hal ini iklan memanjakan publik dengan begitu banyak informasi yang kemudian dapat berguna bagi kebutuhan publik itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Informasi yang disampaikan dalam iklan biasanya menggunakan Bahasa, cara, dan media yang unik. Disinilah juga letak sebuah keunikan iklan karena iklan mampu menyampaikan informasi yang mempersuasi.
       Keunikan iklan juga terletak pada penggunaan medianya. Kemungkinan penggunaan media seperti surat langsung atau telepon misalnya. Bahkan terkadang media yang digunakan tidak pernah terpikir oleh publik. Iklan yang unik dan baik tanpa didukung dengan penggunaan media yang pas, maka dapat menurunkan interest dari publik atau bahkan pesan yang disampaikan iklan tidak ditangkap secara benar oleh publik.
          Iklan telah menjadi bagian integral dalam skenario pemasaran saat ini. Sebelumnya, iklan tidak terlalu ditekankan seperti saat ini. Itulah keunikna iklan, ia dirancang untuk menginformasikan, untuk membuat pasar yang niatnya adalah untuk mengubah pola pikir publik.

DKV


NAMA            : ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM                : 17107030125
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL A

EMPHASIS

·       Emphasis
(Point of Interest) Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.

ANALISIS

1.     Akun Instagram : @mithanils


Postingan dari akun Instagram @mithanils menurut saya selalu aesthetic. Tetapi dari sekian postingannya, saya memilih foto diatas karena menurut saya foto tersebut termasuk kedalam emphasis (point of interest) karena terdapat suatu objek yang ingin ditonjolkan yaitu pegunungan di belakangnya. Begitu melihat foto tersebut maka perhatian kita langsung tertuju pada view dibelakangnya yaitu pegunungan.


2.     Akun Instagram : @stevangkii


Untuk postingan foto diatas milik akun Instagram @stevangkii juga menurut saya dapat dikatakan emphasis (point of interest). Mata akan langsung tertuju pada handphone dengan case biru dan warna biru itulah yang membuat foto tersebut terkesan menyala karena kontras dengan latar belakang sehingga akan terlihat paling menonjol dan mendominasi dan akhirnya memenangkan perhatian netizen yang melihatnya.


3.     Akun Instagram : @huzeIn


Foto milik @huzeIn menurut saya mengandung nilai emphasis (point of interest) yang terletak pada atribut kostum yang ia gunakan yang bertuliskan ‘pertamina’ seolah-olah ia mengunggah foto tersebut untuk mengenalkan pada netizen bahwa ia adalah karyawan pertamina. Atribut kostum yang sangat menonjol dan mendominasi di tambah pemanis ia memegang HT hal tersebut akan mengundang perhatian.


4.     Akun Instagram : @arviscavp


Pada postingan akun instagram @arviscavp diatas sangat terlihat point of interestnya (emphasis) yaitu sebuah view pantai. Walaupun viewnya dibuat sedikit tidak focus dan foto dirinya lebih focus tetapi tidak mengurangi point of viewnya yaitu pantai juga karena pilihan preset warnanya senada sehingga menurut saya view pantai justru semakin terlihat indah/semakin mendominasi. Mata dibuat langsung tertuju pada view pantai dibelakang dirinya.


5.     Akun Instagram : @afianiyessy_

Postingan foto dari akun Instagram @afianiyessy_ diatas juga termasuk ke dalam foto emphasis (point of interest). Kesan pertama begitu melihat postingan foto tersebut ialah ‘biru’, biru karena mata langsung tertuju pada barisan kincir angin mini berawarna biru tua dan biru muda dalam foto tersebut. Barisan kincir angin tersebut sangat menonjol dan mengundang perhatian.

Jumat, 16 Februari 2018

KOTA BONTANG KOTA KENYAMANAN

Bontang, Kota Kecil Berjuta Kenyamanan

Hasil gambar untuk kota bontang
Bontang, Kalimantan Timur

Bontang merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Banyak yang tidak mengenal kota Bontang dan tidak banyak pula yang baru mendengar kota bernamakan Bontang. Bontang merupakan kota penghasil gas alam terbesar di Indonesia bahkan di dunia, selain gas, Bontang adalah tempat pengelolaan Pupuk. Kota yang berhadapan langsung dengan selat Makassar yang berada di Provinsi Kalimantan Timur ini cukup terik dengan panas mataharinya, namun menyimpan sedikit aroma kehangatan permainan angin segarnya. Ya, ada sebuah pulau kecil tempat dimana kita bisa menemukan hembusan angin segar untuk keluar dari cuaca panasnya kota Bontang, yang terletak di tengah laut dengan pantai indahnya tak jauh dari kota Bontang, pulau yang luasnya sekitar 1 hektar ini memiliki mercusuar setinggi 15 meter yang berfungsi untuk navigasi kapal, jarak pulau dari pusat kota Bontang hanya sekitar 7 km


    Bontang mungkin merupakan kota yang kecil, tetapi di Kota Bontang terdapat dua perusahaan besar yang juga memberi kontribusi cukup besar bagi kemajuan Indonesia yaitu PT Badak NGL dan PT Pupuk Kalimantan Timur. Banyak orang belum tahu bahwa Bontang memiliki sejumlah objek wisata yang bisa memberikan kenyaman bagi siapapun yang jenuh dengan keramaian dan kemacetan ibu kota. Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi
    oleh orang-orang yang sedang main ke kota Bontang adalah Pulau Beras Basah, pulau dengan pasir putih yang lembut. Banyak yang bilang bahwa Pulau ini tampak seperti Maldives versi kecil. Di Pulau Beras Basah ini terdapat wahana air yang bisa kita coba dan pastinya terdapat pondok-pondok penginapan bagi mereka yang ingin bermalam di Pulau ini. Tetapi untuk bisa sampai ke Pulau Beras Basah, harus menaiki perahu atau speed boat terlebih dahulu selama kurang lebih 1 jam dikarenakan belum ada jalan darat untuk bisa sampai kesana.
    Hasil gambar untuk pulau beras basah bontang
    Pulau Beras Basah
    Mengapa dinamakan Beras Basah? Menurut cerita masyarakat setempat, konon dahulu ada kapal yang berlayar dari Pulau Celebes (Sulawesi) mengangkut karung yang berisi ribuan ton beras menuju Bontang. Namun nahas kapal tersebut karam dihantam ombak besar yang mengharuskan muatan-muatan kapal yang banyak berisi beras tadi hanyut tercecer dan menutupi sebagaian permukaan air di sekitar pulau. Akhirnya oleh masyarakat sekitar menamakan pulau tersebut dengan nama Beras Basah.

    Sekian sedikit cerita dari saya mengenai kota kecil yang bernama Bontang dan sebuah pulau kecil didalamnya yang bernama Pulau Beras Basah. Ayo main ke kota Bontang....:)




    Senin, 18 Desember 2017

    KOPMA Sebagai UKM yang Bergerak Maju

     

     KOPMA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Juara 3 National Cooperative Competition

     
    Peraih Penghargaan Cooperative Competition

     Yogyakarta- Kopma UIN Sunan Kalijaga kembali torehkan prestasi pada National Cooperative Competition (NCC) dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tanggal (2-3/11). Kegiatan tersebut merupakan ajang kompetisi antar Koperasi Mahasiswa tingkat Nasional, dimana para peserta akan saling berkompetisi perihal pengetahuan perkoperasian, baik dari tataran teoris, yuridis, maupun manajemen koperasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 42 tim yang terdiri dari 35 Universitas di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Kopma UIN Sunan Kalijaga yang diwakili oleh Anggota Kopma dari Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum yaitu Panca Putra Anggun, Kholil Hasim Nur Mahmud dan Murtadha Muthaharri berhasil meraih Juara 3.
    Panca selaku ketua tim bersyukur atas apa yang telah diraih bersama kedua rekannya tersebut “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas semua ini. Ini semua diluar dari ekspektasi kami, kami selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk Kopma pada Khususnya dan UIN pada umumnya. Do’a dan atas Ridha-Nya, yang membuat kami selalu berpegang teguh pada prinsip kami yakni beri kami sebuah kesulitan maka kami akan belajar, dari situlah motivasi kami terbentuk. Kami bangga berkoperasi, karena berkoperasi membuat kami berprestasi” kata Panca.
    Andi Sopyan Sauri, Ketua Kopma UIN Suka, mengatakan bahwa Keberhasilan ini tidak lepas dari semangat juang dan komitmen dari Kopma UIN Sunan Kalijaga terhadap visinya Menjadi Mitra Sukses Study Anggota. Prestasi yang telah ditorehkan dalam ajang NCC ini merupakan salah satu dari beberapa prestasi yang telah diukir oleh anggota dalam tahun 2017 ini dan juga sebagai penutup pencapaian di akhir tahun 2017. “Saya sangat mengapresiasi kepada para anggota yang telah berjuang dan bekerja keras untuk Kopma UIN Sunan Kalijaga melalui prestasi dan berbagai kegiatan-kegiatan lainnya. Hal tersebut merupakan bukti, bahwa selain berusaha menjadi incubator pengembangan generasi kooperator yang unggul di lingkungan kampus, Kopma UIN Sunan Kalijaga juga akan selalu berusaha untuk mengharumkan nama baik Kopma UIN Sunan Kalijaga di kancah Nasional maupun internasional ” kata Andi Sopyan Sauri.
    Selain itu Kopma juga aktif mengikiti kegiatan Konferensi Koperasi dunia pad Tanggal (13-17/11), dengan kegiatan yang bernama Global Conference and General Assembly di Malaysia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh International Cooperative Alliance (ICA). Dalam konferensi ini, Andi Sopyan Sauri, Ketua Umum UKM Kopma menjadi delegasi Kopma UIN Sunan Kalijaga dalam konferensi tersebut. Acara ini diikuti oleh 7 Kopma, Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO), dan Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sebagai wakil peserta dari Indonesia. (Doni TW-humas UIN Suka)


    Rabu, 08 November 2017

    Jurnal Review

    KEBEBASAN BERAGAMA TANPA ADANYA PENODAAN AGAMA
    Oleh : Zakiyah Ainun Putri
    (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)


    Perdebatan yang tidak pernah ada habisnya terus mewarnai perbincangan dan praktik mengenai kebebasan beragama. Berbicara mengenai kebebasan yang konteksnya membahas tentang agama, memang dapat menimbulkan presepsi ganda. Bisa saja kata ‘’kebebasan’’ dalam beragama ini diartikan sebagai suatu hal yang bersifat mutlak dan tidak ada batasannya atau bisa jadi kebebasan disini dimaknai sebagai suatu hal yang sifatnya relatif yang memiliki batasan-batasan. Kebebasan berkeyakinan dan larangan penodaan agama adalah dua entitas yang selalu mengalami pergulatan serius terkait HAM. Kenyataan seperti inilah yang sedang dialami UU No.1/PNPS/Th.1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama.
    Belum lama ini, terdapat sebuah fakta mengenai adanya kasus penodaan agama. Terjadinya sebuah penodaan agama sebenarnya dapat disebabkan oleh beberapa faktor, tetapi berdasarkan kejadian belum lama ini, penodaan agama besar penyebabnya karena politik. Larangan penodaan agama sendiri merupakan instrumen untuk menjaga kebebasan berkeyakinan agar selalu memperhatikan kerukunan. Dengan persyaratan ini seseorang tidak boleh mengekspresikan keberagamaannya dengan cara melukai atau menodai ajaran suatu agama.
    Problem pendefinisian kebebasan berkeyakinan ini berawal dari problem penempatan HAM, dimana HAM dimaknai sebagai hak asasi yang melekat (in heren) pada diri manusia sehingga HAM harus dihormati karena merupakan pemberian dari Tuhan bukan negara. Dengan penalaran ini, sumber hak asasi manusia sesungguhnya berasal dari keberadaannya sebagai manusia atau individu. Ahli HAM Indonesia seperti Muladi dan Seotandyo pun berpendapat sama, kemudian pendefinisian itu diakomodasi dalam Pasal 1 UU 39/1999 mengenai HAM.
    Kasus penodaan agama yang terjadi di Indonesia bukanlah sebuah kasus yang dapat disepelekan, karena Indonesia sendiri merupakan negara hukum dengan asas pancasila. Dalam pancasila sila ke-1 yang berbunyi ‘’Ketuhanan yang Maha Esa’’, terlihat jelas maknanya bahwa setiap manusia adalah orang yang memiliki agama dan meyakini akan adanya Tuhan. Sila ke-1 pancasila tersebut dikuatkan dengan adanya sila ke-5 pancasila yang berbunyi ‘’Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’’ dimana dalam sila ini terkandung nilai keadilan yang meliputi persamaan hak seluruh rakyat yang dilandasi dengan hak dan kewajiban masing-masing orang dan perlunya sikap saling menghormati agar keadilan tersebut dapat tercapai. Sama halnya dalam beragama, setiap masyarakat memiliki haknya masing-masing dalam berkeyakinan tetapi kebebasan dalam menginterpretasikan suatu agama haruslah memiliki batasan agar tidak menimbulkaan konflik seperti penodaan/penistaan agama.
    Dalam UU No.1/PNPS/1965 terdapat beberapa pasal yang diajukan judicial review, salah satunya yaitu Pasal 1 yang berbicara mengenai ‘’larangan dengan sengaja dimuka umum menceritakan penafsiran tentang suatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan itu, yang mana penafsiran dan kegiatan tersebut menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu’’. Dari bunyi pasal tersebut, terlihat pentingnya pembatasan kebebasan yang dapat berdampak pada kekeliruan yang berujung kegiatan penodaan agama. Jelas bahwa penodaan agama dapat menimbulkan perpecahan antar umat beragama yang seharusnya mampu menumbuhkan toleransi dan menghindari konflik.
    Putusan MK mengenai argumen hukum penolakan judicial review UU Penodaan Agama tertulis dengan kalimat bahwa dengan sudut pandang HAM, kebebasan beragama diberikan kepada setiap manusia sebagai kebebasan yang harus disertai dengan tanggung jawab sosial untuk mewujudkan HAM bagi setiap orang. Putusan tersebut sejalan dengan penjabaran nilai pancasila pada sila pertama dan sila kelima yang terletak diparagraf sebelumnya.
    Sebagai warga negara yang bermartabat, hendaklah kita mulai menghindari sesuatu yang dapat menimbulkan konflik terutama pada suatu agama, jangan sampai kasus penodaan agama semakin marak terjadi karena kasus tersebut memiliki dampak yang sangat fatal. Untuk itu sangat diperlukan adanya toleransi dan saling menghargai hak orang lain, jangan mudah mengait-ngaitkan keagamaan dengan urusan politik karena jatuhnya akan mengarah pada diskriminasi yang kemudian memunculkan sebuah penodaan agama yang dapat merugikan banyak pihak. Daripada menimbulkan sebuah konflik lebih baik menciptakan unsur-unsur yang membawa keuntungan salah satunya dengan cara saling menghormati yang mana nantinya akan menciptakan perdamaian sehingga kita sebagai masyarakat dapat menjalani kehidupan yang harmonis dan sejahtera.




    Daftar Pustaka
    Tobroni, Faiq. Keterlibatan Negara dalam Mengawal Kebebasan Beragama/Berkeyakinan. Jurnal Konstitusi, Vol. 7 No. 6 Desember 2010. Alamat access http://ejournal.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php/jk/article/view/254/250