ZOOTOPIA
ZAKIYAH AINUN PUTRI's BLOG
Jumat, 29 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
KREATIVITAS ITU JALAN-JALAN
Live Instagram :
@kawanrama (Dosen Ilmu
Komunikasi UIN Sunan Kalijaga) &
@anggiehutagalung (Ex-Brand & Creative Manager AirAsia, Ex-sr Brand Manager Citylink, dsb)
Hidup
selalu penuh dengan kreativitas dan kreativitas itu selalu ada dalam kehidupan
kita. Di era digital seperti saat ini, kreativitas dalam brand semakin mudah
dan cepat. Pada brand-brand besar sekalipun proses atau tahap yang paling
penting pertama kali adalah tentang data. Data sangat penting untuk mengetahui
seperti apa customer kita. Nantinya dari data tersebut akan diramu untuk
membuat strategi, kemudian untuk dibuat brand messages atau brand image. Dari
sini barulah dimulai yang namanya proses kreatif. Brand communication (Tone and
Manner) akan keluar di bagian ini. Brand itu harus bisa dinamis dan fleksibel
tidak berusaha untuk menjaring semua market tetapi harus tahu ketika berbicara
dengan siapa dapat menyesuaikan, don’t be stranger among the crowd, harus bisa
blend in. Mas anggi percaya pada akhirnya brand itu menjadi “don’t be a brand, be
a friend”. Hal ini akan memudahkan persuasif dan kepercayaan. How to
communicate dalam brand besar tentu ada creative challengenya karena Brand itu
memiliki fase dan harus dijalankan mulai dari awal. Customer selalu
memposisikan untuk sestau yang dipakai dengan dirinya sendiri atau merefleksikan dengan
dirnya sendiri dan brand harus pintar-pintar membaca situasi itu. Tantangan
memegang brand sendiri atau brand lokal tentu berbeda dengan brand internasional,
beda skala. Dalam hal platform takeover pun tetap harus diperhatikan siapa orangnya karena dia akan menjadi perpanjangan lidah dari brand kita.
Seperti
AirAsia sebagai brand besar yang bisa top and down. AirAisa awalnya memberikan
harga murah sebagai pengenalan awal kepada orang-orang sebelum mengalami
accident tetapi kemduian AirAsia bangkit dari menemukan insight dari digital. Karena
brand sebenarnya kumpulan inspirasi/aspirasi customer. Brand besar sekalipun
tetap melakukan FGD (Focus Group Discussion) untuk mengukur lever brand itu sudah sampai atau sudah sejauh mana. Dalam brand
ataupun di commercial art tidak boleh egois dan harus mendengarkan customer untuk
kemudian di petakan untuk mengembangkan brand kita. Dalam memulai merintis
sebuah brand semula diawali dengan mindset harus punya strategic thinking harus
tahu produk/brand kita adjektifnya buat siapa dan dimana. Brand basicnya harus
berani exlore dengan tidak meninggalkan brand soul nya.
Tips dari Mas Anggie untuk kita yang ingin memulai merintis suatu hal pertama semua
harus didasari dengan passion, belajar berfikir secara strategic (strategic
thinking), perluas wawasan. Dan terakhir Mas Anggie berbicara bahwa ketika kita bicara mengenai kreativitas dan commercial art, originality is a good thing, selling is another thing.
Kamis, 14 Mei 2020
"NGOBROL SANTUY" ABOUT CREATIVITY
"NGOBROL
SANTUY KREATIVITAS BAR MOMONG ANAK"
Instagram
Live @kawanrama (Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga)
with
@diegosoryandana (Film Director)
Mendengar
kata 'kreativitas', apa yang muncul di benakmu? Pak Rama menyebut kreativitas
itu tersembunyi, muncul ketika kita tersiksa. Mas Diego sebagai orang yang
bekerja di dunia kreatif mengatakan bahwa untuk menjadi orang kreatif harus
berani untuk menjadi 'nekat', menggunakan insting, berani membangun relasi
(skill relation). Kreatif memacu sikap dan adab kita dalam melihat segala
sesuatu, dan itu akan membentuk mental kita seiring berjalannya waktu. Dunia
kreatif seperti dunia iklan tentunya membutuhkan teamwork. Mas Diego juga
mengatakan bahwa “passion first, money will follow”. Jadi lakukan apapun yang
menjadi kesukaanmu, tidak terlalu menjadikan beban akan seperti apa hasilnya
yang penting kamu enjoy menjalaninya. Kreativitas itu amat luas, maka
berkreatif lah sesukamu. Bekerja di dunia kreatif tentu harus memiliki jiwa kreativitas,
skill, good communication, biasanya juga memiliki kemampuan dalam leading a
team, dan memiliki pengalaman organisasi juga bisa membantu menumbuhkan jiwa dan
semangat kreativitas tetapi tidak harus pada organisasi yang begitu formal yang
penting bisa adaptasi apapun, dimanapun, dan dengan siapapun. Dunia kreativitas
pun tentunya memiliki pressure (tekanan) tetapi dalam kondisi apapun kita harus
segera bangkit dan harus tetap jalan. Menumbuhkan kreativitas juga berarti
harus memiliki wawasan, harus terus update dari mana saja baik itu menonton
film, mendengar musik, membaca sehingga tidak terpaku pada apa yang kita sukai
saja jadi intinya tidak membatasi. Menjadi orang kreatif juga harus having fun.
Kunci di dunia kreatif adalah “making mistakes” karena dari membuat kesalahan
kita akan dapat belajar. Harus berani menghadapi jika terjadi atau berbuat
kesalahan. Kreativitas tidak ada batasan, ia lebih objektif yang penting adalah
komunikasi kita sampai atau tidak.
Musuh
utama dalam dunia kreativitas adalah
malas dan kunci utama untuk terus menjadi orang yang kreatif yaitu jangan malas
ngulik atau mencari dan mengembangkan apapun, cari tahu karena kita hidup di
dunia yang tidak statis, terus update jangan cepat merasa puas, untuk para
pemula yang baru ingin masuk dalam dunia kreatif yang harus mempersiapkan mental dan selalu menjunjung tinggi attitude (sikap).
Rabu, 15 April 2020
IDE SULIT (Menghadapi Covid-19)
NAMA :
ZAKIYAH AINUN PUTRI
NIM :
17107030125
#YourHomeYourLife
Target Audiens : Anak Muda Kota Bontang (kampung
halaman saya)
Indonesia adalah salah satu negara yang hingga detik
ini masih berjuang memerangi pandemi Covid-19. Pemerintah menyatakan bahwa
masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan jumlah pasien Covid-19 di
Indonesia masih bertambah. Di kota Bontang sendiri, terdapat 2 pasien yang
dinyatakan positif sehingga keduanya diisolasi dan melakukan perawatan di Rumah
Sakit Umum Daerah kota Bontang. Kota Bontang pun telah menerapkan social maupun
physical distancing serta berkegiatan dirumah aja, jalanan sepi, juga selalu
dilakukan patroli guna memantau tidak adanya lagi kerumunan atau keluyuran
tidak jelas selama pandemi ini belum berakhir. Akan tetapi sangat disayangkam
bahwa anak muda disini masih banyak yang tidak bisa di beri tahu mereka justru
memanfaatkan keadaan jalanan yang sepi untuk melakukan balap liar dan ini
sangat meresahkan masyarakat bontang. Hal ini tentu sudah sangat tegas dilarang
oleh pemerintah dan pihak keamanan kota Bontang pun selalu melakukan patroli tapi
memang tetap saja masih ada kelompok-kelompok anak muda yang sangat bandel yang
mencuri-curi waktu dan keadaan, tidak mengindahkan dan tidak membantu
pemerintah agar rantai persebaran virus ini bisa cepat terputus. Mereka
beranggapan bahwa Covid di kota Bontang belum lah parah sehingga tidak perlu
terlalu takut. Padahal dengan melakukan balap liar saja sudah termasuk membahayakan
keselamatan mereka.
Media yang Digunakan :
Karena target audiensnya anak muda, maka media yang efektif
utamanya adalah media sosial. Seperti menyebarkan info atau himbauan untuk
tetap dirumah aja, meyemarakkan tagline #YourHomeYourLife karena rumahmu adalah
kehidupanmu dan info mengenai pengetatan
kegiatan patroli melalui Whatsapp, Instagram, dan Facebook. Ketiga media sosial
ini terutama Instagram bisa sangat berpengaruh bagi anak muda kota Bontang. Misalnya
walaupun anak muda yang satu tidak melihat atau belum mengetahui infonya, pasti
setidaknya masih ada beberapa anak muda lainnya atau temannya yang dapat
memberitahukan mengenai info tersebut. Lalu untuk lebih meningkatkan himbauan
tersebut, juga diperlukan media konvensional seperti pemasangan banner
pencegahan Covid-19 di sudut-sudut jalan yang strategis, di gapura ‘Selamat
Datang’, juga di area-area jalanan yang sering digunakan untuk balap liar.
Selain itu juga perlu adanya sosialisasi kepada masing-masing ketua RT tiap
wilayah yang dimana ketua RT nantinya akan menyampaikan dan mengajak warganya
untuk patuh pada himbauan pemerintah demi keamanan dan keselamatan bersama dan
agar pandemi ini dapat segera berakhir.
Tagline : #YourHomeYourLife
‘’Your Home, Your Life’’ dipilih menjadi tagline berdasarkan kondisi kota Bontang saat ini. Dengan adanya tagline tersebut diharapkan anak muda kota Bontang bisa lebih aware terhadap pandemi yang sedang melanda negeri kita, bisa lebih sayang kepada diri sendiri dengan tidak melakukan hal-hal yang mengancam keselamatan karena corona saja sudah sangat membahayakan jadi jangan malah ditambah semakin bahaya dengan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat. Rumahmu adalah kehidupanmu, dengan dirumah maka kita sudah menjaga hidup kita sendiri, hidup keluarga kita, juga hidup orang lain. Mari turut serta membantu memutuskan rantai penyebaran Covid-19, tetap berdoa, saling menguatkan, tetap dirumah aja.
Jumat, 03 April 2020
Kamis, 26 Maret 2020
Langganan:
Postingan (Atom)
















